hai semua...
sekarang aku mau nulis tugas bahasa indonesia ku tentang pengalaman.
ini dia isi tugasnya :
MOS SMA Negeri 1 Pontianak T.A. 2008-2009
Proses awal mengenal SMA Negeri 1 Pontianak
Assalamualaikum wr.wb. Nama saya Muhammad Lutfi Tri Darmawan, saya akan menceritakan pengalaman saya yaitu MOS di SMA negeri 1 pontianak yang diadakan dari tanggal 12 juli sampai 20 juli 2008. Inilah pengalaman saya, pengalaman MOS yang tidak semua kegiatannya terceritakan didalam paragraf-paragraf selanjutnya.
Hari pertama masuk sekolah untuk siwa/i baru di SMA negeri 1 Pontianak, Sabtu 12 Juli 2008. Saya datang pukul 06.45 dan langsung melihat mading tempat daftar siswa baru yang sudah dikelompokan kedalam beberapa kelas. Setelah saya lihat, ternyata saya tergabung ke kelas XC. Bel berbunyi tanda masuk sekolah, para siswa/i baru langsung menuju lapangan untuk upacara. Setelah Upacara dimulai, ternyata ada beberapa siswa/I yang terlambat.
Setelah Upacara seleai, kami langsung menuju kelas masing-masing dibimbing oleh koordinator kelas masing-masing. Setelah tiba di kelas, kami langsung diberi arahan untuk MOS selama satu minggu kedepan. Kami diberi buku panduan, buku korespondensi, daftar menu makanan yang harus dibawa selam satu minggu, dan perlengkapan yang harus dibawa setiap hari.
Ketika sedang mengobrol setelah selesai mencatat segala sesuatu yang diperlukan, kami dikejutkan oleh rombongan panitia yang masuk ke kelas kami dengan mimik muka yang marah. Mereka menyuruh kami berdiri sambil menundukan kepala dan menutup telinga. Siswa yang telambat disuruh maju ke depan kelas, setelah itu dengan nada sangat marah siswa/I yang terlambat diberikan nasihat agar tidak terlambat lagi. Setelah selesai, kami kembali ke lapangan dan bermain “Bola Perkenalan”. Setelah puas bermain, kami apel siang dan pulang.
Keesokan harinya, tepatnya tanggal 13 Juli 2008 saya sibuk mencari segala macam keperluan yang harus dibawa untuk MOS selama satu minggu. Semua barang hampir terkumpul, namu ada barang yang sangat susah dicari yaitu permen KISS dengan tulisan “Forever Friend”. Biarpun sudah membeli satu kemasan besar, saya tetap saja tidak mendapatkan permen tersebut. Akhirnya secara tidak sengaja, saya bertemu sesama siswa baru yang sedang mencari susu rasa pisang. Lalu kami sepakat untuk barter, saya memberikan susu rasa pisang, dia memberikan permen KISS dan permen dreamy. Setelah mendapatkan itu saya melanjutkan pembuatan papan nama yang sudah saya kerjakan mulai dari kemarin.
MOS hari pertama masih biasa-biasa saja, kami mencari tanda tangan panitia. Namun, siang menjelang sore rombongan panitia masuk ke setiap kelas untuk melakukan stressing. Kali ini kesalahan yang dicari adalah warna papan nama yang tidak sesuai dengan ketentuan akan dihukum, saya termasuk kedalam siswa yang salah. Setelah puas stressing, panitia menambah barang yang wajib di bawa setiap hari, yaitu topi yang dilapisi dengan kemasan mie instant bekas. Setelah pulang, saya langsung mengerjakan pembuatan topi tersebut. Saya baru bisa menyelesaikan pembuatan topi menjelang pukul 12 malam.
MOS hari kedua sedikit lebih menyenangkan karena banyak kegiatan luar kelas, seperti outbond dan perkenalan ekskul FDRM bagi yang muslim dan OSK bagi siswa selain muslim. Selain itu kami disibukan dengan mencari tanda tangan. Kami harus mendapatkan 68 tanda tangan panitia dalam waktu 6 hari saja karena hari sabtu sudah pengumpulan hasil pencarian tanda tangan.
Inilah salah satu hari yang mengasyikan, seluruh kelas unjuk kemampuan masing-masing dalam perlombaan yel-yel. Kreatifitas setiap siswa mulai telihat, setiap kelas mempunyai maskot, yaitu siswa/i yang dianggap unik atau bahasa kerenya sisiwa/i yang gokil. Setelah istirahat pertama, kami mengikuti penyuluhan Narkoba oleh BNN kota yang langsung di tangani oleh ketua BNN kota yaitu Pak Sutarmidji.
Dalam acara tersebut, saya, teman sebangku saya yang sekarang yaitu Arafat, dan beberapa teman dari kelas lain mendapat hadiah karena membuat topi sendiri, bukan dari membeli topi lalu di tempel kemasan mie instan. Saya sendiri membuat topi dari kertas karton yang dibentuk sedemikian rupa sehinnga menjadi topi lalu di tempel kemasan mie instan. Setelah acara tersebut, acara lain yang menarik adalah atraksi dari marching band Ganesha Gita Kencana. Dalam atraksi tersebut saya menyaksikan seorang mayor yang memutar tongkatnya dengan menutup kedua matanya. Sungguh atraksi yang luar biasa menurut saya.
Keesokan harinya atau MOS hari keempat diisi dengan lomba paduan suara, kami mendapat juara pertama. Setelah ISHOMA, acara MOS dipenuhi dengan acara perkenalan ekskul yang rata=rata merupakan ekskul olahraga dan ekskul yang kegiatannya di lapangan seperti, Sispala, Cheers, Volly, Futsal, Basket, PKS, dan Tarung derajat. Dari ekskul-ekskul tersebut yang paling berkesan mungkin hanya tarung derajat, karena ada permainan meminum dua botol besar air mineral yang mana satu botol air harus cukup untuk seluruh siswa baru yang laki-laki dan satu lagi harus cukup untuk seluruh siswa baru yang perempuan. Alhasil kami gagal dan kami dihukum dengan cara push-up.
Hari jum’at merupakan hari yang cukup ringan karena acara MOS kebanyakan di kelas dan terpotong oleh sholat jum’at dan mentoring. Namun hari ini juga hari yang sibuk karena siswa sibuk untuk mencari tanda tangan karena besok buku korespondensi harus sudah terisi penuh dan di kumpulkan.
Hari sabtu kami datang pagi-pagi sekali karena ingin mengisi penuh buku korespondensi. Hari itu saya tinggal mencari satu tanda tangan lagi dan pagi itu saya sudah bisa mengisi penuh buku korespondensi. Kegiatan dimulai dengan outbond, outbond yang rata-rata mebutuhkan kecepatan dan kekompakan seperti angkat gelas dan spyder web.
Setelah otubond selesai buku korespondensi dikumpulkan. Setelah itu kegiatan dari pukul 10 pagi sampai pukul 5 sore diisi oleh kegiatan pramuka yang cukup membosankan. Membosankan karena harus menunggu giliran agar bisa menjelajah di sekitar sekolah.
Tak terasa satu minggu sudah terlewati, dan inilah hari yang menguras tenaga. Kami diminta datang tepat pukul 05.00 WIB, tidak boleh terlambat dan tidak boleh terlalu awal. Alhasil banyak siswa/i yang terlambat dan banyak pula siswa/i yang datang terlalu awal, saya sendiri datang 04.56 WIB. Bagi siswa/i yang terlambat sudah pasti dihukum tapi saya tak tahu bagaimana hukumannya, yang jelas hukumannya penuh dengan bentakan-bentakan panitia.
Lain yang terlambat, lain pula hukuman bagi yang datang terlalu awal. Kami disuruh menundukan kepala dari pukul O5.00 sampai pukul 06.00 namun tak boleh tidur dan tak boleh mendengar apapun. Jika panitia sedang tidak membentak, maka suasana menjadi sunyi dan lolongan anjing pun masih bisa terdengar karena hari masing sangat awal untuk sebuah akhir pekan. Setelah menjalani hukuman, kami kembali bergabung menjadi satu kelompok besar untuk melakukan pemanasan sebelum gerak jalan.
Di hari terakhir ini ada hal yang paling berkesan yaitu acara nonton bareng. Dalam acara ini kami menonton video dokumentasi tentang MOS kami selama 1 minggu. Dalam video tersebut banyak hal-hal yang lucu, seperti siswa yang tertangkap kamera sedang menguap di tengah upacara, sisiwa laki-laki yang menangis ketika kegiatan stressing atau terapi energi, siswa yang rela dikerjain panitia demi mendapatkan tanda tangannya saja.
Setelah nonton bareng ada satu lagi yang seru, yaitu panitia yang rela gantian dibentak-bentak setelah selama seminggu puas membentak-bentak siswa/i baru. Semua siswa/i baru tak ada yang melewatkan acara yang satu ini. Siswa/i dengan semangat membentak-bentak panitia sampai puas, tapi ada pula yang mengabadikannya dengan Handphone berkameranya masing-masing.MOS pun usai, kami saling bersalam-salaman dengan panitia. Saya sangat bersyukur bisa mengikuti MOS ini karena MOS ini memberikan gambaran bagaimana susasana KBM di SMA negeri 1 yang sebenarnya, seperti resiko pulang sore karena tambahan atau ekskul, dan tidur larut malam karena harus mengerjakan tugas yang bertumpuk atau belajar untuk ulangan. MOS ini benar-benar tak terlupakan dan merupakan bekal untuk menjalani sekolah di SMA negeri 1 pontianak ini.
Sabtu, 28 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar